AI interviewer mengambil alih interview tahap pertama, yaitu obrolan 10 sampai 15 menit yang biasanya dilakukan rekruter dengan setiap pelamar sebelum memutuskan siapa lanjut. Kalau disiapkan dengan benar, setiap kandidat mendapat pertanyaan yang sama, penilaian dengan rubrik yang sama, dan bisa interview di jam berapa pun. Panduan ini menjelaskan cara menyusunnya langkah demi langkah.
Kalau Anda belum familier dengan istilahnya, baca dulu apa itu AI interview dan cara kerjanya. Artikel ini fokus pada penyiapan.
Untuk apa interview tahap pertama?
Sebelum mengotomasi, perjelas fungsi tahap pertama. Tahap ini bukan interview akhir. Tugasnya menjawab tiga pertanyaan:
- Apakah kandidat memenuhi kebutuhan dasar posisi?
- Bisakah kandidat menjelaskan pengalamannya dengan jelas?
- Apakah buktinya cukup untuk meminta waktu user?
Pertanyaan di luar itu, misalnya kecocokan dengan tim atau ekspektasi gaji yang rinci, lebih cocok dibahas di interview berikutnya dengan manusia.
Langkah 1: pilih tiga sampai lima kompetensi
Pilih kompetensi yang paling menentukan untuk posisi itu, dan jaga daftarnya pendek. Untuk customer service, misalnya komunikasi, pemecahan masalah, dan empati ke pelanggan. Untuk sales lapangan, kemampuan menggali kebutuhan, menangani penolakan, dan daya tahan saat target belum tercapai.
Setiap kompetensi punya skor sendiri di kartu skor, jadi daftar pendek membuat hasil lebih mudah dibaca user.
Langkah 2: tulis pertanyaan yang meminta contoh nyata
Pertanyaan tahap pertama yang baik meminta kandidat menceritakan hal yang pernah dia lakukan, bukan apa yang akan dia lakukan secara teori:
- "Ceritakan saat ada pelanggan yang marah. Apa yang Anda lakukan?"
- "Ceritakan target terakhir yang tidak tercapai. Apa yang terjadi setelahnya?"
AI interviewer menambahkan pertanyaan lanjutan berdasarkan jawaban. Kalau kandidat bilang "kami berhasil menyelesaikannya", pertanyaan lanjutannya menanyakan apa yang dia kerjakan sendiri. Ini perbedaan utama dari skrip tetap, dan membuat jawaban hafalan dari internet kurang berguna.
Langkah 3: susun rubrik sebelum interview pertama
Untuk setiap kompetensi, tulis seperti apa jawaban yang kuat, cukup, dan lemah. Rubrik menjaga penilaian tetap konsisten dari kandidat pertama sampai terakhir, dan memberi tim bahasa yang sama saat meninjau hasil.
Contoh untuk empati ke pelanggan: jawaban kuat menyebut apa yang dirasakan pelanggan dan langkah konkret yang diambil, jawaban cukup menyebut langkahnya saja, jawaban lemah hanya menyalahkan sistem atau pelanggan.
Langkah 4: tentukan cara kandidat lanjut ke tahap berikutnya
Ada dua pilihan. Dengan ambang skor, kandidat di atas skor tertentu otomatis lanjut ke tahap berikutnya. Dengan tinjauan manual, semua kandidat masuk ke kartu skor dan rekruter memilih siapa yang lanjut.
Untuk beberapa posisi pertama, mulai dengan tinjauan manual. Setelah Anda percaya pada skornya, ambang skor bisa menghemat lebih banyak waktu.
Langkah 5: buat pengalaman kandidat sesederhana mungkin
Kandidat bisa berhenti bahkan sebelum interview dimulai kalau prosesnya terasa ribet. Kurangi hambatannya:
- Satu link, dikirim lewat email atau WhatsApp
- Tidak perlu unduh aplikasi, cukup browser HP atau komputer
- Pilihan suara atau teks, sesuai kenyamanan kandidat
- Pengantar singkat yang jujur: untuk apa interview ini, berapa lama, dan kapan kandidat akan mendapat kabar
Ingat juga bahwa sebagian kandidat memakai HP dengan kuota terbatas dan sinyal yang naik turun. Interview yang pendek dan ringan lebih mungkin diselesaikan.
Langkah 6: tinjau hasil AI interviewer, bukan hanya skornya
Skor saja belum cukup untuk memutuskan. Di Inhire, setiap kartu skor menampilkan skor per kompetensi, transkrip lengkap, dan rekaman jawaban penting. Selama interview, Inhire juga mencatat sinyal integritas, misalnya perpindahan tab dan waktu respons. Peninjau bisa membaca atau mendengarkan langsung jawaban yang menghasilkan skor itu.
Kesalahan yang sering terjadi
Kesalahan pertama: pertanyaan terlalu banyak. Tahap pertama yang panjang membuat kandidat berhenti di tengah jalan, jadi buat tetap singkat.
Kompetensi yang kabur juga sering muncul. "Attitude bagus" tidak bisa dinilai. Tuliskan perilaku yang ingin Anda lihat, misalnya "mengakui kesalahan dan menjelaskan langkah perbaikan".
Lalu tidak ada pengecekan oleh manusia. Tinjau sampel skor setiap minggu, terutama di awal.
Di mana Inhire masuk
Inhire (inhireai.app) adalah platform AI screening dan AI interview untuk rekrutmen volume tinggi. AI interviewer Inhire menjalankan tahap pertama lewat suara atau teks dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Melayu, mengajukan pertanyaan lanjutan, dan memberi kartu skor dengan transkrip serta rekaman. Tim Anda hanya bertemu kandidat yang memang layak ditemui.
Kalau Anda sedang membandingkan vendor, baca cara memilih software AI interview. Atau mulai gratis dan coba di satu lowongan yang sedang buka.
