AI interview adalah wawancara kerja tahap awal yang dijalankan oleh AI, lewat suara, teks, atau rekaman video. AI mengajukan pertanyaan yang sudah disusun perusahaan, mendengarkan atau membaca jawaban kandidat, lalu memberi skor berdasarkan rubrik. Hasilnya ditinjau rekruter, yang tetap memutuskan siapa lanjut.
Pertanyaan soal AI interview biasanya datang dari dua arah: HR ingin tahu apakah AI interview cocok untuk lowongan mereka, dan kandidat ingin tahu seperti apa rasanya diwawancarai mesin.
Apa itu AI interview dan di tahap mana dipakai?
AI interview hampir selalu dipakai di tahap pertama, yaitu screening setelah CV masuk dan sebelum interview dengan user. Di tahap ini pertanyaannya mirip untuk semua kandidat: pengalaman yang relevan, cara menghadapi situasi tertentu, ketersediaan kerja. Karena itu bagian ini paling mudah distandarkan.
Interview dengan hiring manager, negosiasi gaji, dan keputusan akhir tetap dikerjakan manusia. AI interview menggantikan telepon screening 10 sampai 15 menit yang biasanya dilakukan rekruter ke puluhan atau ratusan pelamar.
Tiga format AI interview
| Format | Cara kerja | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Video satu arah | Kandidat merekam jawaban untuk pertanyaan tetap. Tidak ada tanggapan selama sesi. | Posisi yang memang butuh presentasi di depan kamera, untuk kandidat dengan laptop dan koneksi stabil |
| Chat atau teks | AI bertanya lewat teks, kandidat mengetik jawaban. | Posisi chat support, admin, atau kandidat yang lebih nyaman menulis |
| Percakapan suara | AI berbicara seperti di telepon, mendengarkan jawaban, lalu bertanya lanjutan. | Posisi yang banyak bicara: call center, sales, customer service, retail |
Perbedaan terbesar ada di pertanyaan lanjutan. Video satu arah memakai skrip tetap. Format percakapan menanggapi jawaban: kalau kandidat bilang "tim kami berhasil menyelesaikan komplain itu", AI bisa bertanya apa yang dia kerjakan sendiri.
Cara kerja AI interview, langkah demi langkah
- Rekruter menentukan kompetensi untuk posisi tersebut, misalnya komunikasi dan pelayanan pelanggan, lalu menulis pertanyaan dan rubrik penilaian.
- Kandidat yang lolos screening CV menerima link lewat email atau WhatsApp.
- Kandidat membuka link dari HP atau laptop, kapan saja dalam batas waktu yang diberikan.
- AI mengajukan pertanyaan, mendengarkan atau membaca jawaban, dan menambahkan pertanyaan lanjutan bila jawaban terlalu umum.
- Setelah selesai, AI menilai setiap kompetensi terhadap rubrik dan menulis alasan skornya.
- Rekruter membuka kartu skor, membaca transkrip, mendengarkan bagian jawaban yang penting, lalu memilih siapa lanjut ke interview user.
Apa yang dinilai AI interview, dan apa yang tidak
AI interview menilai isi jawaban terhadap kriteria yang Anda tulis: apakah kandidat memberi contoh nyata, apakah alur jawabannya jelas, dan apakah pengalamannya sesuai dengan kebutuhan posisi. Untuk posisi tertentu, AI interview juga bisa menilai kemampuan berbicara, misalnya kelancaran Bahasa Inggris untuk agen call center.
Yang sebaiknya tidak dinilai adalah hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan: penampilan, latar ruangan, logat daerah, atau kualitas kamera HP. Rubrik yang baik hanya memuat perilaku dan kemampuan yang memang dibutuhkan di posisi tersebut. Kalau Anda tidak bisa menjelaskan kenapa sebuah kriteria penting untuk pekerjaan itu, keluarkan dari rubrik.
AI interview vs interview HR biasa
| Aspek | Interview HR biasa (telepon atau tatap muka) | AI interview |
|---|---|---|
| Jadwal | Harus dicocokkan antara rekruter dan kandidat | Kandidat memilih waktu sendiri |
| Pertanyaan | Bisa berbeda antar rekruter | Sama untuk semua kandidat, ditambah pertanyaan lanjutan |
| Penilaian | Bergantung pada catatan dan kesan rekruter | Rubrik yang sama, dengan transkrip sebagai bukti |
| Kapasitas | Terbatas jam kerja tim HR | Banyak kandidat bisa interview di waktu yang sama |
| Membangun hubungan | Kuat, rekruter bisa menjual perusahaan | Terbatas, karena itu tetap perlu interview dengan manusia di tahap berikutnya |
Seperti apa AI interview dari sisi kandidat?
Kandidat biasanya menerima pesan berisi link, penjelasan singkat soal interview, dan batas waktu. Di format suara, rasanya mirip ditelepon rekruter: ada sapaan, pertanyaan, jeda untuk menjawab, lalu pertanyaan berikutnya. Sesi tahap pertama umumnya pendek.
Beberapa saran untuk kandidat:
- Cari tempat yang cukup tenang dan pastikan baterai HP cukup.
- Jawab dengan contoh nyata dari pengalaman Anda. Pertanyaan lanjutan akan menggali detailnya.
- Logat daerah tidak masalah selama jawaban jelas dan bisa dipahami.
- Kalau ada kendala teknis, hubungi kontak HR yang tercantum di undangan.
Risiko dan batasan AI interview
Bias tetap bisa masuk lewat kriteria. Kalau rubrik memberi nilai tinggi pada hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, AI akan menerapkannya secara konsisten ke semua kandidat. Cek sampel hasil setiap minggu, terutama di lowongan pertama.
Kecurangan juga mungkin terjadi, misalnya kandidat dibantu orang lain atau membaca jawaban dari layar lain. Pertanyaan lanjutan membantu, dan sebagian platform mencatat sinyal seperti perpindahan tab atau waktu respons yang tidak wajar. Sinyal ini bahan tinjauan untuk rekruter, bukan bukti.
Rekaman suara dan transkrip juga termasuk data pribadi kandidat. Perusahaan perlu dasar pemrosesan yang jelas dan memberi tahu kandidat bagaimana datanya dipakai. Pembahasan lengkapnya ada di panduan UU PDP untuk AI screening.
Kapan perusahaan butuh AI interview?
AI interview paling terasa manfaatnya kalau satu lowongan menarik ratusan pelamar, posisinya mirip-mirip (kasir, agen call center, sales lapangan, staf gudang), dan tim HR kecil. Kalau Anda hanya merekrut beberapa orang per bulan untuk posisi senior, telepon langsung dari rekruter mungkin lebih masuk akal.
Untuk menyusun prosesnya, mulai dari panduan AI interviewer untuk interview tahap pertama. Kalau Anda sedang membandingkan vendor, baca cara memilih software AI interview.
Di mana Inhire masuk
Inhire (inhireai.app) adalah platform AI screening dan AI interview untuk rekrutmen volume tinggi. AI interview di Inhire berjalan lewat suara atau teks dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Melayu, dengan pertanyaan lanjutan berdasarkan jawaban kandidat. Kandidat cukup membuka link dari browser HP. Rekruter menerima kartu skor per kompetensi, transkrip lengkap, dan rekaman jawaban penting, lalu memutuskan sendiri.
Lihat detailnya di halaman AI interview Inhire, atau mulai gratis dengan satu lowongan. Screening CV dan tes asesmen gratis, tanpa kartu kredit.
